Tampilkan postingan dengan label Tugas. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tugas. Tampilkan semua postingan

Rabu, 28 Agustus 2013

TROUBLESHOOTING SAAT INSTALLASI



a.        Kondisi Komputer  Secara Umum (hardwere)
b.      Komputer Tidak Dapat Dihidupkan
c.       Mengatasi Masalah Komputer Mati Tanpa Peringatan, hang atau merestart sendiri saat installasi
d.      Mengatasi masalah BLUE SCREEN saat install

 

Sebagai pengguna  komputer tentunya kita pernah mengalami masalah dengan komputer. Hal ini dapat diakibatkan  karena ketidak sesuaian dari komponen dasar komputer itu sendiri yang biasanya berkaitan dengan Software (perangkat lunak atau aplikasinya), Hardware (perangkat keras) atau Brainware (sipemakai komputer).Sering kita jumpai masalah di dalam software komputer yang mengaharuskan untuk melakukan istall ulang. Dalam kesempetan  ini kami akan membahas tentang troubleshooting yang terjadi pada saat kita meng-install atau meng-upgrade computer,

1.      Pengertian Troubleshooting Komputer
Dalam dunia komputer, segala sesuatu  masalah yang berhubungan dengan komputer disebutTroubleshooting dan timbulnya masalah dalam komputer tentu ada sebabnya.
Jangan lupa hal terpenting yang satu ini, yang pertama kita lakukan disaat ingin mengisntall  atau meng-upgrade computer
A.    Kondisi Komputer  Secara Umum (hardwere)
Sebelum melakukan troubleshooting  lebih lanjut, langkah pertama yang harus kita lakukan adalah memeriksa kondisi komputer secara umum, diantaranya adalah :
Periksa kebersihan didalam Casing CPU. Bersihkan debu dan kotoran lainnya bisa denga kuas dan vacuum cleaner, bila perlu siapkan electrical contact cleaner untuk membersihkan Motherboard.
Periksa kondisi suhu tiap-tiap komponen seperti Power Supply ( pastikan fan berputar secara normal),  VGA Card dan Heatsink Processor.
Pastikan berbagai komponen (seperti RAM, VGA Card, konektor IDE / SATA, konektor Power Supply, dll) sudah terpasang dengan benar,  untuk memastikannya bisa dengan mencabut dan memasangnya kembali.
Bila Anda baru saja memasang komponen hardware baru (misal VGA Card), cabut saja dulu dan coba jalankan komputer  kali aja peyebab BlueScreen dari kompone tersebut.
B.     Komputer Tidak Dapat Dihidupkan

Komputer Tidak Dapat Dihidupkan – Saat tombol power pada CPU di tekan,computer tidak mau hidup,tidak ada tanda-tanda process booting pada Computer tersebut.Lampu power tidak menunjukan kalau komputer tidak mau hidup.
                                                 
Biasanya masalah seperti itu sering terjadi pada sebuah computer yang jarang digunakan,atau baru di pasang.Tetapi,ada juga kemungkinan lain sebagai penyebab masalah tersebut. Jika kamu mengalami masalah Computer tidak mau menyala atau tidak merespon power.

-          Cek kabel,ini mencakup kabel Power ke Monitor,kabel Monitor ke CPU maupun kabel yang masuk ke Komputer.Pastikan kabel tersebut sudah terpasang dengan benar.
-          Gunakan stabilizer
-          Jika PC tetap tidak mau hidup,cek Power Suplay,Pastikan Power Suplay Normal . Kita dapat mencoba melakukan cek pada CD-Rom atau DVD-Rom,jika dapat di buka maupun ditutup,power supply masih dapat bekerja.
-          Kemudian,perhatikan kabel power supply,apakah sudah terpasang pada tempatnya.Jika dipastikan Kabel pada power suplay sudah terpasang dengan benar,kemungkinan selanjutnya adalah permasalahan pada Motherboard maupun piranti yang tertancap di Motherboard tersebut.


C.    Mengatasi Masalah Komputer Mati Tanpa Peringatan, hang atau merestart sendiri saat installasi
1.      Komputer mati alias rusak bisa muncul dalam 2 cara dan jika komputer mati dan sebelumnya ada peringatan, itu berarti anda masih bisa mengetahui
1.kira-kira sumber masalahnya apa. Tetapi kalau sedang digunakan dan tiba-tiba komputer mati sendiri begitu saja tanpa ada peringatan? Apa penyebab dan jalan keluarnya?
1.Inilah solusinya;
Masalah kesalahan/kerusakan hardware
Setiap kegagalan komponen perangkat keras komputer Anda dapat menyebabkan komputer Anda untuk secara tak terduga mati tanpa peringatan. Jika Anda baru menambahkan perangkat keras baru, pastikan itu tidak menyebabkan masalah-masalah bagi komputer Anda. Sebelum mencoba untuk membuka perangkat keras, pastikan Anda tidak mengalami masalah karena konflik hardware dengan cara melihat Device Manager untuk mengecek kesalahan.
Jika masalah muncul ketika Anda baru saja memasang hardware baru ke dalam komputer, maka bisa dipastikan perangkat baru inilah penyebabnya. Jalankan komputer setelah membuka perangkat tadi dan amati apakah masalah anda selesai atau tidak.
Kegagalan lain dari hardware
Jika setelah menginstal ulang sistem operasi Anda, atau selama instalasi sistem operasi Anda, kasus yang sama masih terjadi, sangat mungkin bahwa ada kegagalan hardware lainnya di komputer. Sering kali terjadi misalnya RAM, CPU, motherboard, dan / atau Power Supply.
2.      Periksa Power Supply, coba pakai power supply yang lain apakah masih me-restart sendiri atau hang. Kalau setelah diganti power supply ternyata normal/ bagus, berarti  power supply ada masalah.

3.       Kalau masih hang / me-restart sendiri coba anda periksa di motherboard, anda perhatikan perubahan fisik komponen terutama elko/kapasitor, yang bentuknya bulat hitam ada tulisan kapasitasnya antara 1000 uf/10Volt s/d 3300 uf/10 volt, biasanya terlihat, kalau yang rusak terlihat kembung / bengkak dan mengeluarkan cairan atau karat.

D.    Mengatasi masalah BLUE SCREEN saat install

Ø  Masalah Layar Windows Menjadi Biru / Blue Screen Of Death ini biasanya berhubungan dengan hardware,driver ,maupun software yang mengalami kerusakan .
contohnya seperti :
• Kesalahan Memory.
• Registry yang rusak.
• Penggunaan DLL yang tidak coco
k
Cara Mengatasi Layar Windows Menjadi Biru / Blue Screen Of Death :
IRQL_NOT_LESS_OR_EQUAL (0X0000000A)
Ø  Error ini yang paling sering muncul pada saat terjadi Blue Screen.
Pesan kesalahan ini biasanya disebabkan kerena ada ketidakcocokan driver yang terinstall di komputer.
-  Driver yang bentrok atau tidak cocok
- Permasalahan pada Video Card, hal ini mencakup video card yang dioverclock   melebihi batas atau Anda baru berganti Video card dan Anda belum menguninstalldriver Video card lama dari chipset berbeda.
 - Permasalahan pada Audio Card, meliputi kesalahan konfigurasi atau bug dalam driver sound card

 NTFS_FILE_SYSTEM atau FAT_FILE_SYSTEM (0X00000024) atau (0X00000023)
Ø   Pesan error ini setidaknya sudah sedikit memberikan gambaran di mana kerusakan berada, yaitu ada di partisi atau filesystemnya tetapi bukan di harddisknya.
Kita bisa melakukan pengecekan dengan memeriksa kabel SATA atau PATA atau bisa mengecek partisi dengan tool chkdsk.

UNEXPECTED_KERNEL_MODE_TRAP (0X0000007F)

Ø   Bila Anda mendapatkan pesan error seperti ini, dapat disebabkan karena :
 - Overclock Hardware yang berlebihan
 - Komponen komputer yang terlalu panas
 - BIOS yang korup
 - Memory dan CPU yang cacat

 DATA_BUS_ERROR
Ø   Pesan error ini disebabkan karena adanya kemungkinan bahwa memory atau slot memory di motherboard rusak.

VIDEO_DRIVER_INIT_FAILURE
Ø  Pesan error ini disebabkan karena adanya Kesalahan terjadi pada instalasi driver video card yang kurang sempurna, restart pada saat instalasi atau juga dapat terjadi karena kesalahan dalam instalasi
driver.

 PEN_LIST_CORRUPT

Ø  Pesan error ini disebabkan karena adanya kerusakan RAM.

Bagi Anda pengguna komputer, mungkin suatu saat Anda merasakan kinerja komputer Anda menjadi sangat lambat, sering not responding, banyak program yang cacat dan tak dapat dipakai atau hang, nah yang Anda perlu ketahui adalah tak selamanya masalah tersebut dikarenakan virus yang merusak sistem operasi komputer dan dapat diselesaikan dengan menginstal ulang Windows. Ini merupakan pengalaman saya pribadi, dan berdasar pengalaman tersebut saya sarankan untuk mengecek seluruh kondisi hardware pada komputer Anda dan pastikan seluruh hardware tersebut terinstal baik dan dalam kondisi oke sebelum melakukan instalasi ulang Windows. Jika ternyata ada hardware yang bermasalah, proses instalasi Windows kemungkinan tidak akan berjalan lancar dan gagal di tengah jalan. Oleh karena itu, sebelum menginstal ulang OS, pastikan RAM, DVD/CD optical drive, dan harddisk drive komputer Anda  sudah terinstal dan dalam kondisi baik.
Cek kondisi hard disk drive Anda dengan HDD Regenerator, perbaiki bad sector pada HDD jika ada dengan mengklik “Click here to repair phisical bad sectors on demaged drive surface directly under Windows."
Memperbaiki bad sector HDD dengan HDD Regenerator


Namun jika sudah terlanjur mengalami kegagalan di tengah proses instalasi Windows, mungkin beberapa tips & trik berikut dapat membantu Anda. Berikut saya sampaikan beberapa analisa yang dapat menjadi penyebab macetnya proses instalasi Windows pada komputer:

PENYEBAB

1.      CD atau DVD Installer Operating System (OS) dalam hal ini CD Windows rusak, dalam artian bisa karena terlalu banyak goresan sehingga menyebabkan CD atau DVD ROM tidak dapat membaca CD Installer OS Windows tersebut.

2.      Harddisk kita mengalami kerusakan, misalnya karena terdapat Bad Sector yang tidak dapat diperbaiki.


3.      CD ROM atau DVD ROM yang kita miliki sudah rusak, bisa jadi penyebab gagalnya install ulang adalah CD ROM atau DVD ROM kita mengalami kerusakan sehingga tidak dapat membaca CD yang bagus sekalipun.

Solusi

1.      bila CD atau DVD installer OS anda yang rusak, maka anda harus menggantinya dengan CD Installer OS yang lain.

2.       Bila penyebabnya terdapat Harddisk yang terlalu banyak bad sector, anda dapat membaca artikel tentang cara memperbaiki bad sector harddisk, bila dengan menggunakan cara tersebut harddisk tetap terdapat bad sector maka sebaiknya anda membeli harddisk yang baru.

3.      Bila CD atau DVD ROM anda yang rusak, coba perbaiki dengan menggunakan CD atau DVD Cleaner.

Ø  Untuk mengetahui penyebab mana yang menyebabkan gagal install ulang, sebaiknya anda coba masing-masing gejala yang ditimbulkan :

v   Bila proses install ulang gagal pada waktu pertengahan proses, biasanya ini dikarenakan  CD yang rusak atau terlalu banyak goresan. Namun tidak jarang dikarenakan harddisk yang terdapat bad sector.

v  Bila proses install ulang tidak dapat mulai ketika checking harddisk, sedangkan anda telah masuk ke proses install ulang, maka kemungkinan besar penyebab kegagalan adalah karena terdapat bad sector pada Harddisk.

v   Bila proses install ulang tidak dapat dimulai sejak awal, sehingga anda tidak masuk pada bagian instalasi maka ada kemungkinan CD atau DVD ROM anda yang rusak.


Jumat, 10 Mei 2013

tugas makalah orang terkaya seindonesia


Orang terkaya seindonesia

MAKALAH INI DISUSUN UNTUK MELENGKAPI TUGAS MATA PELAJARAN kewirausahaan TAHUN PELAJARAN 2011/2012



50512_128670478279_6242300_n.jpg
 







DISUSUN OLEH:

Nama     : fia afridah
Kelas      : x tkj 1
Nomor    : 24
SMK NEGERI 2 SRAGEN
TAHUN AJARAN 2011/2012
TP. Rachmat
Extrapreneur Sejati






pak TP. Rachamat atau pun pak teddy ( panggilan yang diberikan kepada pak racmat dari teman-temannya).Sebagai sosok Extrapreneur Sejati. Artinya, ia adalah Entrepreneur, eXecutive and inTRApreneur secara simultan. Ini kekuatan sekaligus kelemahan yang hanya seorang sekualitas Pak rachmat mampu menyelaraskan derapnya.




Ia memulai perjalanan panjang karirnya sebagai seorang profesional murni. Merangkak dari posisi 'entry level' sebagai 'salesman' setelah lulus dari perguruan tinggi. Kepiawaian membuka jaringan, membuahkan pelanggan yang bukan hanya puas tapi loyal. Perjalanan awal di bidang penjualan inilah membuatnya mengenal dunia pemasaran secara lebih luas.

Bagi seorang T.P Rachmat, teori pemasaran dan penjualan yang dibuat rumit oleh para ahli, disederhanakan dengan konsep pemahaman tentang pelanggan. Ia berusaha mengenal pelanggan secara pribadi, potensi bisnis serta keluhan dan kebutuhan yang sedang digelutinya. Kalau ia dapat menawarkan solusi yang tepat, pelanggan akan lebih mudah mempercayai produk yang dijualnya.

Anak tangga posisi di bidang pemasaran ini dilaluinya dengan istimewa. Ia bukan hanya mampu menjadi konseptor bisnis alat berat Astra Group tapi mampu menjadi eksekutor yang handal di lapangan. Bukan sebagai seorang superman, tapi sebagai dirigen dari super team.

Ketika ia dipromosi menjadi pemegang tampuk kepemimpinan divisi alat berat Astra, profesionalismenya kelihatan sangat menonjol. Ia bukan sosok pemasaran yang hanya mengandalkan 'guts' dam 'network', tapi ia menjalankan jurus pemasaran secara sistimatis dan sistemik. Ia adalah sosok pembelajar sejati. Suatu karakter profesional yang terus dikembangkannya sampai sekarang.

Pengalaman sebagai executive di divisi alat berat inilah yang membuat pimpinan Astra mendudukkannya ke kursi kepemimpinan Astra Group. Di posisi ini, Pak T.P Rachmat berhasil mereposisi peran kepemimpinan dari eksekutif menjadi 'Intrepreneur'. Suatu perubahan paradigma dan karakter yang amat berbeda dengan pegawai berpangkat tinggi.

Transisi ini yang sering gagal dilakukan oleh profesional yang menduduki jabatan direksi. Banyak yang masih berperilaku sebagai pegawai. Tidak berani mengambil resiko jangka panjang, merubah fondasi bisnis, merubah struktur kesisteman apalagi investasi pada SDM yang paling maju. Kegagalan transisi dari 'profesional' menjadi 'intrapreneur' juga menyebabkan perusahaan yang dikelola tidak memiliki 'aura' dan 'impact' mendalam. Hanya berkutat pada masalah angka dan bilangan hasil.

Transisi kedua yang juga dilaluinya dengan perjuangan yang berat adalah 'intrapreneur' menjadi 'entrepreneur'. Banyak kalangan yang 'over estimate' terhadap kompetensinya sebagai profesional dan intrapreneur namun sangat 'under estimate' tantangan menjadi 'entrepreneur'. Ketiga peran tersebut sangat berbeda.

Kemampuan profesional adalah mengelola uang orang lain. Kemampuan Intrapreneur adalah mengelola uang orang lain seperti ia memilikinya sendiri. Kemampuan Entrepreneur adalah mengelola uangnya sendiri. Serupa tapi sangat berbeda. Ini membutuhkan perjalanan panjang yang bersumber pada 5B yakni Blood, Brain, Belief, Behavior dan Book. Bila tidak memiliki kelima 'entrepreneur ingredients' tersebut, akan terseok ketika akan pindah jalur.

Pertama, aspek 'Blood'. Ini bukan soal bibit dalam arti anak si pemilik secara langsung. Bukan pula sekedar memiliki 'the right last name'. Tapi lingkungan yang membuat ia berada dalam tatanan 'entrepreneurship'. Tidak dapat dipungkiri bahwa kesuksesannya sebagai 'entrepreneur' saat ini karena ia adalah keponakan pendiri Astra. Tapi kalau sekedar 'promotion by blood', kesuksesan tidak akan 'sustain'.

Banyak yang justru dipersiapkan sebagai 'putra mahkota' karena anak si pendiri, justru menjungkalkan perusahaan berlian menjadi barang rongsok. Yang dibutuhkan bukan hanya 'genetic blood' tapi 'entrepreneur blood'. Tanpa hal ini sulit menjadi entrepreneur walaupun ia menyandang master dari 'entrepreneur university'.

Kedua, aspek 'Brain'. Siapapun mantan bawahan Pak Teddy, selalu mengatakan bahwa ia memiliki 'entrepreneur brain' mendampingi 'blood' yang sangat tajam. Ketajamannya menganalisa peluang dan tantangan tak mudah dicari bandingannya. Ia mampu melihat proyek dari banyak aspek sekaligus, bukan sekedar analisa keuangan. Bahkan dalam banyak kali, ia seakan menomor tigakan kinerja material ini. Akibatnya, adapula bisnis yang diciptakannya sirna tak berbekas. 

Ketiga, aspek 'Belief'. Seorang entrepreneur selalu memiliki 'belief' yang berbeda dengan seorang pegawai. Disaat pasar naik, entrepreneur sering malahan menahan diri untuk maju. Di pasar turun, justru ia melakukan pembelian saham dan investasi untuk memperkuat diri saat siklus naik tiba.

Dalam bahasa Warren Buffet, entrepreneur selalu berpikir terbalik dengan pegawai. Pegawai mengikuti trend, entreprenuer melawan trend. Pegawai menciptakan kemenangan di tengah persaingan di samudra merah (red ocean), entrepreneur menciptakan samudra biru tanpa persaingan. Ini bukan soal blood dan brain, tapi belief bahwa jalan yang lebar dan penuh sesak menuju ke neraka persaingan sedangkan jalan yang sempit, berliku dan sedikit orang yang memilihnya menuju ke surga keuntungan.

Hanya seorang yang berkualitas 'entrepreneur sejati' mampu melihat bahwa pasar sepatu yang paling potensial adalah di Afrika, pasar baju yang paling menantang adalah di Papua, pasar perangkat lunak yang paling menjanjikan adalah China dan Indonesia, walaupun soal pembajakan sangat kasat mata di pinggir jalan. Tanpa 'belief' seorang entrepreneur, potensi itu dianggap sebagai persoalan, hambatan, problema, krisis dan tantangan. Pendekatan yang diambil adalah aksi hukum dan kuratif yang reaktif.

Pak racmat, mampu menunjukkan bahwa ia memiliki 'belief' yang tajam. Karena belief inilah ia rela melepaskan seluruh kepemilikan saham di Adira Finance kepada Bank Danamon karena ia tak mau bersaing di samudra merah. Ia sadar kapasitasnya amat terbatas untuk mampu me 'leverage' Adira Finance menjadi sekelas FIF dan ACC. Bisnis bukan soal sejarah dan warisan namun pada soal rasional juga.

Sebaliknya pula, karena 'belief'nya bahwa bisnis adalah sesuatu yang harus dikelola secara langsung dengan indera, hati dan pikiran maka Pak Teddy tidak akan pernah bermimpi menjadi seorang 'Suprapreneur". Artinya entrepreneur yang mengelola usaha dengan mengotak atik tansaksi keuangan. Beli dan jual perusahaan. Ia adalah bisnisman fisik. Astra mengenalnya sebagai pembuat 'pabrik baru' pada era sebelum krisis 97.

Ketika ia sudah berdiri sendiri, 'belief' ini tetap melekat di hatinya. Ia lalu menoleh bidang batu bara dan agro sebagai basis bisnis masa depannya disamping bidang manufaktur yang menjadi spesialisasinya.

Keempat, aspek 'behavior'. Seorang entrepreneur sejati percaya pada orang lain untuk mengelola operasi hariannya. Sebagai konseptor, ia tak memiliki waktu cukup untuk merangkap sebagai seorang eksekutor. Tanpa memiliki jiwa 'mempercayai' orang lain, ia akan menjadi entrepreneur terbatas. Berhenti berkembang. Apa yang bisa dipegang oleh dua tangannya kala bisnisnya membutuhkan sepuluh tangan untuk memeluknya ?

Seorang T.P rachmat, adalah seorang yang berani memberi kepercayaan penuh pada bawahannya. Saya kadang mengingatkan beliau soal ini. Namun dengan ringan ia menjawab "Kalau saya tak percaya lebih baik diganti saja eksekutif itu. Kalau percaya berilah 'opportunity to perform'". Itu yang menjadi landasan program 'man management' gaya Astra.

Bukan berarti langkah ini tanpa resiko. Karena terlalu percaya pada bawahan, pelanggan dan mitra bisnis ia kehilangan modal yang tak sedikit. Karena terlalu percaya tanpa prasangka, ia sering tidak mau mendengar bisikan orang dalam soal kualitas mitranya. Kala semua bisikan itu terjadi, dan ia kehilangan jutaan dollar, baru ia menyadari bahwa itu adalah uang sekolah yang harus ia jalani.

Kelima, aspek 'books'. Pak rachmat dikenal sebagai pimpinan yang menjalankan gaya kepemimpinan berdasarkan ilmu dari buku baru. "Management by the Best Seller", seloroh banyak eksekutif Astra tatkala ia mulai membagi buku baru atau meminta mereka menerapkan buku baru yang habis dibacanya.

Ialah penggagas dan pendorong terbentuknya budaya "Astra Total Quality Control" melalui pendekatan kesisteman. Ketka Kaizen mulai merambah, ia secara proaktif meminta saya secara pribadi menemui sang konseptor, Masaaki Imai di Jepang, untuk memperkutan basis ATQC.

Ketika Jack Welsh mempopulerkan pendidikan manajemen gaya Crotonville, Pak rachmat pun tak segan investasi untuk mendirikan Astra Management Development Institute dengan nilai puluhan jutaan dollar pada waktu itu. Konsep GE dipadukan dengan konsep Sekolah Komando TNI menjadikan AMDI menjadi tulang pungung pemikiran dan pengembangan SDM yang termaju saat itu di tingkat regional.

Lalu muncul Six Sigma dan Benchmarking. Ia mengirimkan lebih dari seratus eksekutif bidang produksi untuk melakukan studi banding ke Singapore. Mulai dari Singapore Airline, CIAS Flight Kitchen Restaurant, Port Authority bahkan sampai ke Sidney Zoo diprogramkan untuk memberi wawasan baru.

Ketika sudah pensiun dari Astra, saya pernah memberikan buku 'Good to Great'nya Jim Collins dan "Purpose Driven Life'nya Rick Warren padanya. Ia tetap sama. "Saya sudah membacanya", sambil menyitir beberapa kalimat penting dari kedua buku itu. Artinya, ia tetap mau berubah dengan menjadi manusia pembelajar yang sesungguhnya. Baik kompetensi maupun bisnis baru. Ia tahu bahwa kompetensi, pengalaman, sukses masa lalu tidak dapat dipakai untuk memenangkan persaingan di masa depan. Masa depan adalah baru. Banyak yang ‘unprecedented events'.

Ia sadar bahwa perubahan akan semakin cepat. Ia tidak takut pada perubahan dan tidak berhenti pada satu perubahan sampai ditemukan perubahan lainnya. Ia mengelola perubahan agar perubahan tidak mengelolanya. Adakalanya ia ditelan oleh perubahan yang membuat bisnis dan pribadi tergoncang berat. Tapi satu hal yang saya belajar, ia tidak melawan perubahan tapi mengarunginya dengan tanpa melekat pada sejarah yang membelenggu pikirannya. Ia menatap masa depan dengan mengantisipasi perubahan. Ia ingin membuat sejarah bukan menjadi sejarah.

Salah satu langkah yang dilakukan agar bisnis tetap menjadi pembuat sejarah adalah ia menyerahkan tongkat kepemimpinan pada eksekutif muda. Bukan hanya anak kandung tapi anak didiknya sudah mengelola bisnis besar dan kompleks.

Tidak banyak di negara ini yang dapat dijadikan inspirator dalam perpindahan profesional menjadi entrepreneur dan tetap sukses seperti semula. Selain Pak Teddy, saya merekomendasikan Sudhamek AWS, pimpinan GarudaFood dan Hilmi Panigoro dari Medco yang memiliki pengaruh pada tingkat global. Mereka adalah sosok profesional yang menjadi intrapreneur dan sekaligus entrepreneur yang handal. Mereka adalah Extrapreneur yang layak dijadikan bahan kajian.